HomeSektor TransportasiPembangunan Tol Bandung-Banjar Rp 41 T Masuk Tahap Lelang

Ini Rute Penerbangan Pertama di Bandara Internasional Yogyakarta

Ini Rute Penerbangan Pertama di Bandara Internasional Yogyakarta


KOMPAS.com – Sebentar lagi Yogyakarta akan memiliki Bandara Internasional. Pasalnya progres pembangunan Bandara Internasional Yogyakarta untuk pengoperasian perdana yang baru melayani penerbangan internasional pada 29 April ini sudah mencapai 100 persen.

Corporate Communication Senior Manager PT Angkasa Pura I (Persero), Awaluddin mengatakan, saat pertama kali dioperasikan, Bandara Internasional Yogyakarta (YIA) akan melayani dua rute penerbangan internasional.

“Jadi saat pertama kali dioperasikan nanti ada dua maskapai yang akan melayani, yaitu Air Asia Indonesia untuk rute Kualalumpur (KUL) –YIA dan Silk Air untuk rute YIA – Singapura (SIN),” ujar Awaluddin saat dihubungi KompasTravel, Senin (22/4/2019).

Ia menambahkan, dua rute penerbangan tersebut akan beroperasi satu kali dalam sehari.

“Untuk tambahan maskapai dan rute lain saat ini masih on process,” tambahnya.

Melalui keterangan tertulis Direktur Utama PT Angkasa Pura I (Persero) Faik Fahmi menambahkan, untuk memastikan keselamatan, keamanan, dan kenyamanan pengoperasian Bandara Internasional Yogyakarta di Kulon Progo, PT Angkasa Pura I (Persero) akan melakukan serangkaian simulasi terkait operasional bandara tersebut.

Kegiatan ini akan diadakan sejak 20 hingga 26 April 2019 mendatang.

"Simulasi ini untuk memastikan aspek keselamatan, keamanan, dan kenyamanan menjelang dioperasikannya Bandara Internasional Yogyakarta. Hal ini mengingat tingginya trafik penerbangan di sekitar Yogyakarta dan Jawa Tengah,” ujarnya.

 

Rangkaian simulasi tersebut akan menguji sejumlah aspek mulai dari moda transportasi penunjang dari dan ke bandara hingga kelayakan infrastruktur penunjang pelayanan bandara.

Faik menambahkan, rangkaian simulasi mencakup aspek keamanan bandara oleh Komite Keamanan Bandara (Airport Security Committee) pada 20 April 2019, simulasi operasional lapangan pada 24 April 2019.

Untuk evaluasi simulasi pengoperasian bandara pada 25 April 2019, dan simulasi gabungan pengoperasian bandara bersama seluruh pemangku kepentingan terkait, seperti transportasi darat, maskapai penerbangan, petugas imigrasi, dan lainnya  yang akan dilakukan pada 26 April 2019. 

“Pada 22 April 2019 juga akan dilaksanakan penilaian potensi gangguan dan risiko atau hazard identification and risk assesment (HIRA) oleh maskapai dan rapat koordinasi dengan para pemangku kepentingan serta table top exercise operasi bandara pada 23 April 2019,” lanjutnya.

Sementara itu, menurut Faik, permintaan slot penerbangan untuk Bandara Adisutjipto Yogyakarta masih tinggi. Dengan dialihkannya penerbangan internasional dari Bandara Adisutjipto ke Bandara Internasional Yogyakarta maka permintaan slot penerbangan tersebut dapat diakomodir.

"Aspek keselamatan juga dapat lebih terjamin karena panjang landas pacu Bandara Internasional Yogyakarta sepanjang 3.250 meter lebih panjang dari runway Bandara Adisutjipto," imbuh Faik.

Website designed for Pusat Studi Infrastruktur Indonesia