HomeSektor LingkunganDampak dan Kerusakan LingkunganTumpahan Minyak di Pulau Pramuka Masih Diselidiki

Jalan Penghubung Dua Desa di Malang Amblas Diterjang Banjir

Malang - Jalan penghubung dua desa di Kecamatan Kasembon, Kabupaten Malang, putus akibat banjir. Akses jalan yang terputus merupakan jalan penghubung antara Desa Slatri dan Desa Pait. Kini untuk menuju desa warga harus memutar sejauh 3 kilometer.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang Iriantoro Kalaksa menegaskan, bahwa akses jalan yang terputus bukan jalan provinsi yang menghubungan wilayah Kabupaten Malang dan Kabupaten Kediri.

"Jadi jalan amblas karena banjir adalah jalan penghubung antar desa di Kecamatan Kasembon, bukan jalan provinsi," ujar Iriantoro dikonfirmasi, Rabu (1/2/2017).

 

Dia mengaku, upaya penanganan sudah dilakukan dengan mendatangkan bronjong sebagai alat penahan tebing yang amblas tergerus banjir di aliran sungai desa setempat. 

Setidaknya, ada 50 bronjong dan seratus karung berisi pasir dikirim oleh BPBD sebagai tanggul sementara. "Hanya tebing dengan volume longsor 30 x 7x 3 meter, jadi jalan masih aman sebenarnya. Tetapi demi keselamatan warga untuk sementara diimbau hati-hati saat melintas," terangnya.

Pihaknya juga telah berkoordinasi dengan dinas lain untuk segera melakukan perbaikan tebing yang amblas. Yakni Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga serta Sumber Daya Air. "Perbaikan akan segera dilakukan, banjir terjadi lusa malam," tegasnya.

Sementara, Camat Kasembon Atsalis Supriyanto mengaku, jalan terputus akibat luapan Sungai Pait yang berhulu dari pegunungan desa setempat.

"Ada setidaknya sepuluh KK yang tinggal tepat di sekitar longsoran, jadi mereka harus memutar memanfaatkan jalan darurat yang dibuat relawan dan BPBD serta muspika," bebernya terpisah. 

Website designed for Pusat Studi Infrastruktur Indonesia